Jumat, 02 Juni 2017

LANGGAM ASMARADAHANA



Juni; malam kedua
Tak lagi bersama
Ia bersajak tanpa suara
: langgam asmaradahana

Malam; tersungkur
Enggan beranjak tidur
RisauRindu membaur
: lebur

Malam; bermurung
Bagai menahan tatu di punggung
Rintihnya mengaungAung
: rindu tak tertanggung

Malam; merisau
Bagai meremas mataPisau
Ingatannya silau
: rindu tak terjangkau

Juni; malam kedua
Tak lagi bersama
Ia bersajak tanpa suara
: langgam asmaradahana


23:05
02 06 2017
Surabaya

(Heru Sang Mahadewa)
Member of #OneDayOnePost

Related Posts:

  • Bintang Bermati Kerlip sumber photo: flickr.com Berkisah cakrawala pada sepenggal malam muram yang : tersakiti oleh bintang Ia, mendekap dada ketika ada detak yang menyembilu kala gemintang mematikan kerlip itu Seekor kunangK… Read More
  • AIRLANGGA Wora Wari! menjangan bidikanku kaupunya pasukan sepuluh seribu kubangun seratus ribu siksamu menjelma Wisnu dalam getihku beranak pinak kedigdayaan Wora Wari! Kahuripan mengerang tak lagi menahan diri menagih… Read More
  • HALTE BIRU berdiri di halte biru tak kunjung nampak yang ia tunggu disapa deru mesin berpelukan debu ia hanya mengusap dagu sepasang merpati hinggap di pucuk dahan bagai hendak menuntaskan hutang kasmaran ia menghela nap… Read More
  • Di Ujung Napas photo: keajaiban dunia di ujung napas yang tinggal seutas tanpa desah seperti pasrah  saat jiwa lemah merebah di ujung napas yang tinggal seutas berlintasan bayangan ahangkara kekuasaan  saat… Read More
  • LANGGAM ASMARADAHANA Juni; malam kedua Tak lagi bersama Ia bersajak tanpa suara : langgam asmaradahana Malam; tersungkur Enggan beranjak tidur RisauRindu membaur : lebur Malam; bermurung Bagai menahan tatu di punggung Ri… Read More

3 komentar:

  1. Suka Kang...
    Simple tapi manis, dalam, romantis

    BalasHapus
  2. Matur suwun, mbakyu.
    Diksinya pas-pasan itu.

    BalasHapus
  3. Diksinya ya Allah... aduhai...gimana caranya bisa meliuk secantik ini ya..

    BalasHapus

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *